Arsip Diskusi


Bantuan Air Bersih Difokuskan Di Padang Dan Pariaman

Untuk membantu para korban bencana gempa bumi di Sumetera Barat mendapatkan air bersih, posko bencana Departemen Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mendistribusikan 27 unit mobil tangki air dan 38 unit hidran umum. "Bantuan mobil tangki air dan hidran umum kita fokuskan di Padang dan Pariaman yang memang masyarakatnya kesulitan air bersih," ungkap Satuan Tugas (Satgas) Posko Bencana Departemen PU yang juga Kepala Sub Direktorat Wilayah I Direktorat Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya Oloan Simatupang di Padang, Sumbar, Rabu (7/10). Mobil tangki air didistribusikan di Padang 23 unit dan Pariaman 4 unit. Sedangkan HU disalurkan di Padang dan Pariaman masing-masing 33 dan 5 unit. Selain kedua bantuan tersebut, Ditjen Cipta Karya juga mendistribusikan pompa tangan 10 unit, pompa alkon 10 unit, IPA mobile berkapasitas 2,5 liter per detik 2 unit, jerigen air 600 unit, tenda 180 unit dan mandi kakus portable 100 unit. Oloan menjelaskan, tidak seluruh bantuan tersebut berasal dari Ditjen Cipta Karya pusat di Jakarta. Sebagian bantuan penyediaan sarana air bersih tersebut juga berasal dari kabupaten/kota di Sumatera antara lain dari Jambi, Pekanbaru, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Pasaman dan Padang. Namun penyaluran bantuan tersebut memang dibawah koordinasi Ditjen Cipta Karya. Bantuan tersebut dipusatkan di dua lokasi yaitu Posko Bencana Departemen PU di Jalan Jati No. 109 Padang dan gudang PDAM di Kampung Koto. Salah satu lokasi pendistribusian IPA mobile berkapasitas 2,5 liter per detik yaitu di kelurahan Alai Parak Kopi, kecamatan Padang Utara, Padang. IPA tersebut dioperasikan 18 jam setiap harinya sehingga dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk 4.500 jiwa. Setiap pagi dan sore, masyarakat ramai memanfaatkan keberadaan IPA tersebut. "Akibat gempa, pelayanan air dari PDAM kota Padang mati total, karena itu kita sediakan air bersih untuk bantu pemenuhan air untuk masyarakat," kata Oloan. Selain IPA mobile, di lokasi tersebut Ditjen Cipta Karya juga mengerahkan terminal air, mobil tangki air dan MK portable. Meski jumlah bantuan sudah cukup banyak, namun kebutuhan masyarakat akan bantuan sarana air bersih belum tercukupi. Untuk itu Posko Bencana Departemen PU berencana mendatangkan tambahan bantuan. "Kami masih membutuhkan HU 50 unit, beberapa mobil tangki air dan 150 tenda. Diharapkan tambahan tersebut dapat segera sampai sini dalam waktu dekat," ujar Oloan. (rnd)

Dikirim oleh Supriyadi/Sulawesi Utara pada 20 Oct 2009 15:48

Kembali sebelumnya | Lihat semua diskusi

Tanggapan Diskusi :


Tidak tersedia

Anda harus login untuk dapat membuat topik baru atau mengirimkan tanggapan.